Gaun Cantik Anti Polusi Udara
Memuat...

Gaun Cantik Anti Polusi Udara

Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat,
silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain. AYO.. Beritahu Teman- teman kita
Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Menghancurkan polutan yang menempel dengan bantuan matahari.


gaun pembersih polusi (Genius Beauty)

Dalam Dunia Kitta - Gaun cantik dan menawan kerap lahir dari tangan disainer dan sering dipopulerkan para selebritas dalam berbagai kesempatan. Namun, gaun yang diciptakan desainer dan ilmuwan London ini bukan hanya indah, tetapi mampu membersihkan udara dari polusi.

Gaun khusus ini dibuat menggunakan nanoteknologi. Sehingga, gaun akan dapat menyerap polusi seperti asap, debu dan zat berbahaya lainnya.  Pakaian itu dikembangkan oleh Profesor Helen Storey, dari London College of Fashion bekerjasama dengan ilmuwan Tony Ryan dari Universitas Sheffield.

Baju berekor yang telihat elegan dan cantik ini tampak serupa dengan yang sering dikenakan para model di catwalk. Namun, perbedaannya terletak pada proses pembuatan kain bahan gaun yang melibatkan ilmu molekuler.
Kain sifon yang dibuat khusus ini mengandung fotokatalis yang menghancurkan polutan udara dengan bantuan cahaya matahari.  Jika kontaminan menyentuh pakaian, gaun akan segera menangkap dan menghancurkan polusi. Uniknya, setiap bekas polutan akan terlepas saat pencucian.
"Gaun ini didesain bagi mereka yang mencintai lingkungan," ujar peneliti dikutip dari Genius Beauty.
• VIVAnews

noreply@blogger.com (zeyd amanu gilang gemara) 25 Jul, 2011


--
Source: http://dunianyakitta.blogspot.com/2011/07/gaun-cantik-anti-polusi-udara.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar