Google Mengubah Sistem Kerja Otak Manusia
Memuat...

Google Mengubah Sistem Kerja Otak Manusia

Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat,
silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain. AYO.. Beritahu Teman- teman kita
Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Para-peneliti-percaya-Google-menjadi-memori-cadangan-bagi-otak-manusia

Para peneliti percaya, Google menjadi memori cadangan bagi otak manusia.

PERKEMBANGAN dunia maya telah banyak mengubah gaya hidup manusia. Berbagai kemudahan berhasil didapat lewat bantuan teknologi internet. Tak hanya mengubah cara manusia melakukan berbagai aktivitas, internet juga berpengaruh pada fungsi otak penggunanya.

Penelitian dari fakultas psikologi Columbia University menyebutkan, penggunaan situs pencarian data seperti Google mampu mengubah sistem kerja otak manusia.

Hasil penelitian ini menyebutkan, para pengguna Google cenderung kurang mampu mengingat beberapa hal yang mereka temui di dunia maya. Alih-alih mengingat data apa yang mereka dapatkan, mereka lebih ingat dimana dan di situs apa mereka pernah menemukan data tersebut.

"Saat ini, persentasi ketergantungan memori otak terhadap informasi di internet sebanding dengan kepercayaan orang-orang akan informasi yang diperoleh dari orang-orang terdekat," ungkap Betsy Sparrow, pimpinan riset ini, seperti dikutip Huffington Post pekan lalu.

Riset berjudul Google Effects on Memory: Cognitive Consequences of Having Information at Our Fingertips ini juga menyebutkan, manusia cenderung lebih mudah mengingat hal-hal yang tidak terdapat di dunia maya. Sebaliknya, manusia akan mengabaikan data-data yang dapat diperoleh di internet, karena saat mereka lupa akan data-data itu, toh, mereka dapat dengan mudah mencarinya kembali melalui search engine macam Google.

Daily Mail mencatat, internet telah menjadi bagian penting dari apa yang disebut dalam istilah psikologi sebagai transactive memory. Tak ubahnya seperti memori eksternal dalam perangkat gadget, internet menjadi pusat penyimpanan memori cadangan otak manusia.

Sparrow menambahkan, kondisi ini juga memiliki keuntungan tersendiri, terlebih bagi para pengajar. Adanya memori tambahan dari internet, para tenaga pengajar diharapkan lebih memperkuat pemahaman anak didiknya, ketimbang memperbanyak pengajaran yang bersifat hafalan.

"Para pengajar, seperti guru atau dosen sebaiknya memfokuskan diri pada pemahaman ide dan pola pikir, daripada kemampuan mengingat para muridnya," tandas Sparrow.

(beritawa-baru)

noreply@blogger.com (admin) 18 Jul, 2011


--
Source: http://beritawa-baru.blogspot.com/2011/07/google-mengubah-sistem-kerja-otak.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar