IPB Tetap Lanjutkan Gugat Putusan Susu
Memuat...

IPB Tetap Lanjutkan Gugat Putusan Susu

Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat,
silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain. AYO.. Beritahu Teman- teman kita
Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
IPB mempersilahkan jika David Tobing tetap menuntut hasil penelitian tahun 2006.

Susu formula (inmagine.com)

Beritawa-baru- Rektor Institut Pertanian Bogor, Herry Suhardiyanto, menegaskan proses gugatan lima universitas agar hasil penelitian mengenai susu berbakteri itu tidak dieksekusi tetap berlanjut.

"Ini kan persoalan keamanan pangan, berbeda dengan persoalan hukum," ujar Herry di Gedung Kominfo, Jakarta, Jumat, 8 Juli 2011.

Namun Herry membantah menggalang dukungan dari beberapa rektor tersebut. "Ah kata siapa? Kalau memang menggalang dukungan rektor, saya tahu dia, dia juga tahu saya. Jangan berprasangka gitu dong," tegasnya.

Herry memandang turut sertanya beberapa universitas menggugat eksekusi tersebut sebagai kepedulian mengenai persoalan ini. "Bagus saya kira karena memang yang kita lakukan ini murni ilmiah, murni penelitian isolatif perburuan bakteri," terang dia.

Herry mempersilahkan jika David Tobing tetap menuntut hasil penelitian tahun 2006. "Itu urusan beliau. Beliau kan menuntut untuk anaknya sendiri kan," ujarnya.

Sebelumnya, Rektor IPB Herry Suhardiyanto mengatakan tidak akan membuka hasil penelitian tahun 2006 tersebut, karena akan mengancam dunia ilmu pengetahuan, dan sangat bertentangan dengan nurani, etika akademi, dan keadilan.

Herry menerangkan, penelitian tahun 2006 tidak mengambil semua sampel, dan tidak bertujuan secara spesifik untuk meneliti susu formula bayi. "Kan tidak semua sampel diambil, karena tujuannya memang hanya untuk berburu bakteri," ujar Herry.

Tidak Menyeluruh

Ia mengatakan, pada tahun 2006 itu, dari 22 sampel susu formula yang kebetulan diambil, ada 5 susu formula yang positif mengandung sakazakii. "Waktu itu ada 80 jenis susu, dan hanya 22 yang diambil. Jadi kan yang tidak diambil ini seolah-olah pasti negatif," kata Herry. Padahal kenyataannya tidak demikian, imbuh dia, karena penelitian tidak dilakukan menyeluruh terhadap semua susu formula.

"Saat itu, kita tidak tahu berapa jenis susu yang beredar di Indonesia. Saat itu kita hanya berburu, ngambil breg breg breg, lalu dicari ada mikrobanya atau tidak," terang Herry. Selain itu, lanjutnya, pada tahun 2006 belum ada peraturan yang melarang bakteri sakazakii ada di susu formula.

"Peraturan larangan bakteri sakazakii di sufor kan baru keluar tahun 2009. Justru penelitian ini menjadi landasan untuk lahirnya peraturan itu. Jadi ini murni persoalan ilmiah, tidak ada kepentingan lain," tegas Herry.

(beritawa-baru)

noreply@blogger.com (admin) 08 Jul, 2011


--
Source: http://beritawa-baru.blogspot.com/2011/07/ipb-tetap-lanjutkan-gugat-putusan-susu.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar