Universitas Telanjang Kaki Venezuela
Memuat...

Universitas Telanjang Kaki Venezuela

Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat,
silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain. AYO.. Beritahu Teman- teman kita
Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!



Universitas pribumi pertama Venezuela, sedang mempersiapkan sistim pendidikan nasional yang lebih tinggi tahun ini, untuk membawa dana tambahan demi melindungi budaya yang terancam punah.

Siswanya berjumlah 100 orang, berasal dari berbagai suku. Universitas ini telah dinamai "Universitas Telanjang Kaki", karena sebagian besar murid datang dengan telanjang kaki melalui padang rumput, sambil menghindari binatang buas.

Para siswa harus membersihkan kaki sebelum masuk ke kampus, dimana mereka belajar kebiasaan kuno, mitos, hukum modern dan teknologi.

Najiru, murid berumur 23 tahun dari suku Warao berkata, ia lebih mempercayai universitas, dari pada program bantuan tradisional lain.

[Najiru, Mahasiswa Universitas Telanjang Kaki]:
"Kualitas hidup di kota pribumi, bukanlah dengan memberikan kita perahu motor, toilet, atau bahan baku. Itu bukanlah kualitas hidup. Memiliki lahan kecil, perahu, sebuah parang dan alat untuk bekerja, adalah kualitas hidup. Kami bahagia dengannya. Orang-orang non pribumi menawarkan hal-hal yang tidak berguna, tanpa memahami budaya dan situasi kami."

Emajyumi Torres dari suku Ye'kuana adalah salah satu lulusan yang sekarang menjadi guru. Ia sedang berjuang untuk menyusun tulisan tentang kebijakan dari generasi tua.

[Emajyumi Torres, Guru]:
"Alasan untuk menulis pengetahuan adalah karena hampir semua orang pribumi, orang-orang kuno yang merupakan perpustakaan hidup, semakin tua. Universitas berjuang untuk mengumpulkan semua sejarah, mitos, cerita, teknologi dan pendidikan."

Jose Korta adalah seorang imam yang merupakan salah satu pendiri universitas.

[Jose Korta, Tim Pendiri Univ. Telanjang Kaki]:
"Universitas pribumi adalah mendasar. Di universitas pribumi ini, mereka menyadari konteks masyarakat sekitar, yang tidaklah mudah."

Murid-murid ini tidak perlu berseragam, mereka tidur di tempat tidur gantung, dan masak dengan api terbuka.

Harapannya, universitas akan membantu masyarakat pribumi untuk menciptakan pemimpin. Sehingga, mereka dapat membela hak tanah, serta menyaring modernisasi yang akan menghancurkan alam dan budaya.
 
sumber

noreply@blogger.com (zeyd amanu gilang gemara) 10 Jul, 2011


--
Source: http://dunianyakitta.blogspot.com/2011/07/universitas-telanjang-kaki-venezuela.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar