Menengok Lagi Transformers 1 & 2
Memuat...

Menengok Lagi Transformers 1 & 2

Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat,
silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain. AYO.. Beritahu Teman- teman kita
Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!


Megan Fox dan Shia LaBeouf di Transformers. (dok.ist.)

KABAR yang berhembus, pekan ini Transformers: Dark of the Moon rilis di bioskop kita.

Preriew untuk wartawan film sudah dilangsungkan akhir pekan lalu. Biasanya, tak lama setelah pemutaran khusus untuk wartawan, filmnya biasa dirilis.

Sebelum nonton Transformers 3, kami ingin mengajak Anda menengok lagi film Transformers pertama dan kedua yang kami ambil dari arsip tulisan kami.

Selamat membaca, dan menonton yang ketiga.

Transformers:
Transformers_quad_movie_pos
Transformasi fiksi ke layar lebar

Transformers diawali narasi yang mengisahkan masuknya makhluk asing ke Planet Bumi. Penonton lantas dikenalkan pada sosok Sam Witwicky (Shia LaBeouf), anak SMA yang giat mencari uang guna membeli mobil pertamanya. Sampai-sampai dia menjual kacamata kakek moyangnya di eBay. Tak ada yang melirik benda yang ia tawarkan di internet itu karena retak. Belakangan, kacamata yang kelihatannya tak berharga itu nyatanya mengandung pesan tak ternilai.

Singkat cerita, Sam membeli mobil Chevy Camaro tahun 1976. Mobil ini seakan mampu membaca situasi. Ketika Sam menawarkan Mikaela (Megan Fox) pulang, berkali-kali si mobil kuning ini memutar lagu-lagu (Sexual Feeling, Baby Come Back) yang pas dengan situasi yang dialami Sam. Hanya butuh semalam sebelum Sam sadar "siapa" sebenarnya mobil yang ia beli. Suatu hari, Sam melihat dengan mata kepalanya sendiri, bagaimana si mobil beralih rupa menjadi robot raksasa.

Di Qatar, markas yang dihuni tentara Amerika dihujani serangan bertubi-tubi dari helikopter yang bisa beralih rupa. Selain menyerang, makhluk (kita sebut saja robot) ini juga mengunduh dokumen-dokumen rahasia negara dari komputer. Tindakan berbahaya ini membuat Menteri Pertahanan John Keller (Jon Voight) mengerahkan seluruh sumber daya untuk menganalisa apa yang terjadi.

Setelah diselamatkan mobilnya dari kejaran robot, barulah Sam ngeh apa yang dihadapi. Optimus Prime (suaranya diisi Peter Cullen), salah satu dari ras Autobot, yang menghuni planet Cybertron bersama Decepticon. Kedua ras ini terlibat pertempuran hingga menghancurkan planet mereka. Sebagai robot baik hati, ia tak ingin mengganggu manusia. Keberadaannya di bumi untuk menggagalkan misi Decepticon yang akan membangunkan Megatron (suaranya diisi Hugo Weaving) yang nyasar ke bumi seabad silam sekaligus mencari keberadaan Allspark, benda berbentuk kubus yang memiliki energi luar biasa. Jika Decepticon berhasil, ras manusia akan musnah.

Membuat film fiksi ilmiah macam Transformers terasa lengkap dengan tersedianya perangkat komputer yang mampu canggih. Michael Bay menyadari ini sehingga setuju menjadi sutradara dan mewujudkan aksi Transformers ke dalam layar lebar serta menyenangkan para penggemar beratnya, termasuk Steven Spielberg, sang produser eksekutif. Berbekal naskah yang dibuat Roberto Orci dan Alex Kurtzman, Michael berusaha keras menggabungkan bakat akting para pendukung filmnya dengan kepintaran krunya di belakang komputer. Hasilnya ia berhasil menciptakan adegan pertempuran seru antar robot, sekaligus membuat penonton deg-degan melihat perjuangan Sam. ***

Sutradara: Michael Bay
Penulis skenario: Roberto Orci, Alex Kurtzman
Pemain: Shia LaBeouf, Megan Fox, Josh Duhamel, Jon Voight
Durasi: 144 menit


transformers-02

Transformers: Revenge of The Fallen
Dampak Sam Kerasukan, Lebih... dan Lebih...


Dengan bujet berlipat dua, Transformers 2 dengan judul Revenge of the Fallen menjanjikan film yang lebih dahsyat, lebih seru, lebih dramatis, lebih dan lebih lagi.... Itukah yang Anda inginkan? Tapi banyak orang menganggap sekuel tidak selalu lebih baik dari film aslinya. Bagaimana dengan Transformers 2?

Filmnya dimulai dengan cerita 2 tahun kemudian, saat Sam (Shia LaBeouf) meninggalkan rumah untuk kuliah. Sulit juga berpisah dengan orangtua, pacar, dan Bumblebee (suaranya diisi Mark Ryan), si robot yang lebih sering menyamar jadi mobil. Awal-awal kuliah Sam menghadapi beberapa kejutan. Bukan saja teman sekamarnya -- Leo (Ramon Rodriguez) -- penjelajah dan berbisnis internet, tapi juga Sam mulai terganggu dengan kondisi trance. Di saat kerasukan itulah ia menyerap banyak pengetahuan dalam waktu singkat. Adegan sewaktu kuliah bisa membuat banyak orang tertawa. Bagaimana ia selesai membaca buku tebal dalam waktu belasan detik saja dan mempertanyakan formula Einstein. Di luar itu, Sam mulai mendapat penglihatan lain berupa simbol-simbol yang tak dipahami.

Di belahan lain, pemerintah Amerika mempertimbangkan hal berbeda seputar kerja sama dengan Optimus Prime (Peter Cullen). Merasakan adanya ancaman dan tak percaya bakal muncul serangan lain dari Decepticon, Galloway (John Benjamin Hickey) memerintahkan Prime untuk kembali. Masalahnya, bagaimana jika Galloway keliru dan manusia butuh perlindungan dari Prime dan kawan-kawan Autobot-nya? Seperti dikhawatirkan, Megatron (Hugo Weaving) bisa dibangkitkan kembali setelah tubuhnya ditemukan di dasar laut. Tinggal membalas dendam pada Optimus Prime dan menemukan cara untuk membangkitkan kembali kejayaan mereka melalui Energon, life blood-nya Transformers.

Ribet dengan ceritanya? Ah, ketika Anda menonton sepertinya bakal terlupakan kok dengan adegan superdahsyat terutama duel-duel seru antara Autobots dan para suruhan Megatron yang berwujud banyak –dari serangga imut mengesalkan hingga wanita cantik berekor. Tapi tetap yang paling lucu dan paling manusiawi justru Bumblebee dan dua teman kembarnya. Bukan saja adegan tapi juga dialog-dialognya dirancang sedemikian rupa, jadi rasanya seperti menonton interaksi antarmanusia. Sama halnya ketika melihat adegan yang melibatkan Leo dan Jetfire (John Turturro), sidekick Sam yang justru mencerahkan suasana.

Well, usaha Michael Bay untuk mengembalikan Transformers dalam jangka waktu 2 tahun memang butuh kerja keras. Hasil komputernya ciamik, seperti tak ada batas antara syuting di outdoor dan adegan yang dipadukan dengan hasil komputer. Penggemar Transformers pasti bisa bertepuk tangan melihat jagoan-jagoannya berduel seru. Apalagi skor musiknya juga mendukung. Yang jelas, tak bisa disangkal sebenarnya merekalah yang jadi peran utama di sini, bukannya Shia dan Megan Fox pemeran Mikaela. Oh ya bukan cuma Ketika Cinta Bertasbih yang syuting di Mesir, Transformers juga kok. Malah ada adegan membongkar piramida juga lho. Toh tak ada gading yang tak retak. Betapa pun yang lebih dan lebih lagi, menyisakan hal-hal berlebihan juga. Tak semua sih, hanya di beberapa adegan, tapi cukup mengganggu karena hasilnya memang lebay. Sayang.... ***

Sutradara: Michael Bay
Penulis skenario: Ehren Kruger, Roberto Orci, Alex Kurtzman
Pemain: Shia LaBeouf, Megan Fox, Josh Duhamel, John Turturro, Ramon Rodriguez
Durasi: 130 menit

[Beritawa-Baru]

noreply@blogger.com (admin) 05 Aug, 2011


--
Source: http://beritawa-baru.blogspot.com/2011/08/menengok-lagi-transformers-1-2.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar