Terapi Rel Listrik Rawabuaya Mendunia, Bangga atau Miris?
Memuat...

Terapi Rel Listrik Rawabuaya Mendunia, Bangga atau Miris?

Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat,
silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain. AYO.. Beritahu Teman- teman kita
Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
trapi-rel1-bb

Orang-orang berbaring di rel listrik demi mencari kesembuhan.

ENTAH harus bangga atau justru miris mendengar kabar ini.

Terapi rel kereta api yang dilakukan sejumlah warga di sekitar Stasiun Rawabuaya, Jakarta Barat menjadi pemberitaan berbagai media dunia.

Sambil memperlihatkan foto-foto sejumlah orang berbaring di atas rel kereta api, koran Inggris Daily Mail, menulis: Foto-foto ini menunjukkan bagaimana kekecewaan dengan perawatan medis di Indonesia telah menyebabkan sebuah tren baru yang berbahaya: orang berbaring di rel kereta api listrik dengan keyakinan hal itu akan menyembuhkan penyakit mereka.

Tulis Daily Mail lagi, "Lusinan orang setiap hari berbaring di sebuah rel kerta api dekat Jakarta. Tubuh mereka berdesir dan berguncang akibat arus listrik tegangan tinggi yang mengaliri rel, dengan harapan hal itu meringankan penderitaan mereka."

Kantor berita Associated Press melaporkan, puluhan orang berbaring di rel. AP mewawancara Sri Mulyati, penderita diabetes yang berusia 50 tahun, yang mengaku telah menyerah menemui dokter karena biaya yang mahal. Sri Mulyati melirik terapi rel ini sebagai alternatif tanpa biaya. "Saya akan terus melakukannya sampai benar-benar sembuh," kata
Sri Mulyati.

Dikutip Daily Mail banyak ahli kesehatan mengatakan tak ada bukti berbaring di rel kert api bisa menyembuhkan peyakut, namun berbagai cerita soal kejaiban terapi ini membuat orang-orang yang putus asa terus berdatangan.

Well, silakan bangga atau miris membaca kabar ini.

(beritawa-baru)

noreply@blogger.com (admin) 04 Aug, 2011


--
Source: http://beritawa-baru.blogspot.com/2011/08/terapi-rel-listrik-rawabuaya-mendunia.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar